Rabu, 08 Februari 2017

Kabel Jaringan Komputer


Kabel yang digunakan pada jaringan komputer
  • Kabel Koaksial
kabel koaksial mempunyai karakteristik sebagai berikut :
  1. Kecepatan dan keluaran 10 – 100 MBps
  2. Biaya Rata-rata per node murah
  3. Media dan ukuran konektor medium
  4. Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium)
Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter (medium)Jaringan dengan menggunakan kabel koaksial merupakan jaringan dengan biaya rendah, tetapi jangkauannya sangat terbatas dan keandalannya juga sangat terbatas. Kabel koaksial pada umumnya digunakan pada topologi bus dan ring. 

  •  Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
Merupakan sepasang kabel yang di twist/dililit satu sama lain dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik yang dapat terdiri dari dua, empat atau lebih pasangan kabel (umumnya yang dipakai dalam jaringan komputer terdiri dari 4 pasang kabel/8 kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 Mbps sampai dengan 100 Mbps.
Kekurangannya yaitu mempunyai jarak yang pendek yaitu maximum 100m.  


  • Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
Secara fisik, kabel shielded sama dengan unshielded tetapi perbedaannya sangat besar. Dimulai dari konstruksi kabel shielded mempunyai selubung tembaga atau aluminium foil yang khusus dirancang untuk mengurangi gangguan elektrik.
Kekurangan STP adalah tidak samanya standar antar perusahaan yang memproduksinya dan lebih mahal dan lebih tebal sehingga lebih susah dalam penanganan fisiknya.

  • Kabel Serat Optik (Fiber Optik)
Jenis kabel fiber optic merupakan kabel jaringan yang jarang digunakan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke atas. Pada umumnya, kabel jenis ini digunakan pada instalasi jaringan yang besar dan pada perusahaan multinasional serta digunakan untuk antar lantai atau antar gedung. Kabel fiber optic merupakan media networking medium yang digunakan untuk transmisi-transmisi modulasi. Fiber Optic harganya lebih mahal di bandingkan media lain.

Fiber Optik mempunyai karakteristik sebagai berikut :
  1. Kecepatan dan keluaran 100+ Mbps
  2. Biaya rata-rata pernode cukup mahal
  3. Media dan ukuran konektor keci
  4. Panjang kabel maksimal yang diizinkan yaitu 2 km (panjang)

Cara Merangkai Kabel
Alat yang dibutuhkan untuk merangkai kabel adalah :
1.    Tang crimping
2.    Konektor RJ45
3.    Kabel UTP/LAN
Setelah alat yang dibutuhkan telah siap , hal yang kita perlukan yaitu menentukan kabel yang kita gunakan seperti apa , ada 2 macam kabel yaitu , Straight dan Cross
Perbedaan pada kabel Straight dan cross adalah cara penggunaannya , Straight hubungan antara computer dengan HUB/Switch , sedangkan Cross hubungan antara computer dengan komputer
Kabel Straight
Berikut urutan kabel Straight :
Kabel Cross
Berikut urutan kabel Straight , hanya saja pada setiap ujung kabel memiliki rangkaian berbeda :

Setelah kita tentukan kabel mana yang akan kita gunakan , langkah selanjutnya adalah memasangnya / menyambungkan setiap kabel warna ke RJ45
Berikut langkah cara menghubungkan kabel ke RJ45 :
  1. Potong panjang kabel sesuai kebutuhan
  2. Kuliti bungkus luar kabel, seruas jari kelingking saja. Jangan sampai kabel kecil didalamnya terpotong.
  3. Luruskan dengan jari kabel kecil berwarnanya , agar mudah dimasukan ke konektor RJ45nya.
  1. Masukan kabel ke konektor RJ45nya, pastikan semua ujungnya sampai mentok di konektornya. Agar kabelnya tergigit oleh tembaga konektornya.
  2. Jepit konektornya pakai tang krimping, posisi kabel jgn sampai tertarik atau pastikan masuk dengan benar kabelnya.
  1. Setelah terpasang , langkah selanjutnya kita tinggal mengeceknya dengan alat Test kabel UTP dan pastikan 8 lampu pada Test kabel UTP hidup semua
 

Setelah kabel kita rangkai , kabel sudah dapat kita gunakan , kita contoh cara menggunakan kabel cross untuk menghubungkan computer antar computer :
1.    Hubungkan kabel antara komputer 1 dengan computer lainnya
2.    Buka Open Network and sharing Center pada icon jaringan di bawah kanan desktop
3.    Pada tab sebelah kiri , pilih change adapter setting
4.    Biasanya jika kita menggunakan kabel, maka yang perlu kita seting adalah local area network, jadi buka local area network dengan cara Klik Kanan > Properties > Double Klik pada (TCP/IPv4)
5.    Lalu kita berikan alamat IP address sesuai keinginan kita , contoh yang saya gunakan sebagai berikut :
6.    Jadi pada kasus ini , jadi pada computer 1 menggunakan address 192.168.10.1 , maka pada computer 2 harus menggunakan IP yang berbeda seperti 192.168.10.2 , hingga seterusnya sampai seberapa mau computer yang ingin d hubungkan
7.    Setelah IP address telah di setting , langkah selanjutnya adalah mengecek apakah computer 1 dengan computer 2 sudah terhubung atau tidaknya menggunakan CMD /  Command Promp
8.    Ketik pada CMD “ping 192.168.10.2” untuk mengecek apakah sudah terhubung dengan benar
9.    Jika sudah maka tampilannya akan sebagai berikut dan akan menampilan bytes , time , dan TTL

Dan beberapa referensi sendiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar